Siapakah kamu?
Saturday, May 19th, 2007 Minggu ini kerasa berat banget buat aku, yah mungkin juga buat inner circle-ku. Kejadian yang mungkin hanya terjadi di sinetron atau film, sekarang aku alami sendiri. Tapi nggak akan aku ceritain di sini, terlalu kompleks dan membingungkan. Huff…agaknya aku terlalu sering menuliskan kata bingung di blog ini. Aku yang nggak pernah bisa mengerti semuanya. Di otakku hanya ada kata ‘kenapa?’ dan ‘kenapa?’. Seolah kata-kata itu merupakan senjata ampuh untuk mencari sebuah pembenaran dari sebuah kesalahan atau mungkin ribuan kesalahan.
Aku putus asa? YA! Jelas sekali aku putus asa, aku sudah mulai bosan dengan kehidupanku. Tetapi aku terlalu pengecut untuk mengakhiri semuanya. Karena aku takut menghadapi kematian, terlalu takut. Aku tahu bahwa akan ada banyak kontra tentang mengakhiri kematian, bahwa banyak orang berpendapat bahwa itu merupakan tindakan yang pengecut, lari dari sebuah masalah. Aku tidak menyangkal hal itu, tapi apakah kita sadar bahwa kita juga tidak dapat menerima kematian itu? Saat seseorang sudah tidak lagi bernyawa maka kita baru menyadari bahwa kita benar-benar kehilangan. Kehilangan seseorang yang semasa hidupnya hanya kita pandang dari pojok sudut mata kita. Terlalu egois untuk menjatuhkan statement pengecut, yang kita sendiri ikut andil dalam tindakannya.
Hari ini seorang temanku bertanya "Siapakah kamu?". Saat pertama kali yang terpikir olehku adalah tentang deskripsi diriku, nama, usia, dsb. Tapi ternyata itu salah, yang aku jawab bukan diskripsi tentang diriku, tapi merupakan sebuah data. Pertanyaan itu adalah sebuah essay dari sekian banyak multiple-choices yang ada. Aku mulai berpikir, "Aku siapa?". Sampai saat ini aku pun tidak tahu, siapa aku. Seseorang yang selalu bimbang? Mungkin. Seseorang yang selalu merasa tidak puas? Mungkin. Mungkin, dan selalu saja mungkin.
Jadi teringat tentang pendiskripsian seseorang. Bagaimana mungkin seseorang dapat mendiskripsikan orang lain jika dia sendiri tidak tahu tentang dirinya sendiri. Atau diskripsi yang absolut itu tidak pernah ada?